Andai aku pergi nanti, janganlah merindu.

Izinkan aku tulis sebuah puisi,
Tentang rasa sakit yang menikam diri,
Rasanya pedih menusuk ke hati,
Walaupun sepatah kata, isinya kekal bak duri,

Kian lama kian aku cuba,
Singkap inspirasi sembunyi dalam jiwa,
Dalam ku gali masih tetap tak jumpa,
Sampai dalam bukan telaga tapi derita,

Ku perasan bayang-bayang boleh menari,
Bukan ikut tarianku tapi rentak sendiri,
Ku yakinkan yang itu cuma imaginasi,
Aku penipu, ini semua hipokrasi,

Luahan hati ini khas untuk diriku,
Kalau pintar baca tambah irama dan lagu,
Hobi harian bukan sekadar hujung minggu,
Andai aku pergi nanti, janganlah merindu.

2 thoughts on “Andai aku pergi nanti, janganlah merindu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s